Tokyo Disneyland atau Disneysea? (Part I)

Pendahuluan

Tokyo Disneyland dan Disneysea, keduanya merupakan tempat rekreasi atau taman bermain ( simpelnya tempat semacam Dufan)  yang memiliki keunikan masing-masing. Selain bangunan yang cantik dan bagus serta diwarnai berbagai ornamen disney, khasnya kedua taman rekreasi ini yakni terdapat parade tokoh disney di jam-jam tertentu.

Disneyland sendiri ada di beberapa tempat yakni Hongkong, California, Shanghai, Paris dan Jepang. Sedangkan disneysea hanya ada satu yakni di Jepang. Wahana rekreasi ini tidak jarang membuat traveller pusing, tatkala harus memilih satu diantaranya. Kenapa gak dua-duanya aja ya langsung dalam sehari? Jawabannya: mungkin si kalo gak sayang duit dan cuma mau foto-foto aja *kibaskibas yen*

Kalau menurut kami, memang tidak memungkinkan mengunjungi keduanya hanya dalam satu hari, bukan hanya karena wahana permainan yang banyak, tapi waktu tunggu untuk menaiki wahana yang memakan waktu lama, terutama wahana favorit,  yang waktu antrian berdirinya aja sekitar 30-120 menit*pegel-pegel.  Selain malas  pegal mengantri , kaki juga akan dibuat lelah karena area taman rekreasi ini luas sekali. Persoalan lain, tentunya adalah budget. Tak dipungkiri harga biaya masuk Tokyo Disneyland atau Disneysea yang cukup tinggi, one day passport disneysea atau disneyland per April 2016 yakni 7400 yen (sebelumnya 6900 yen), yang kalo di kurs 1 yen – 120 rupiah berarti sekitar 888.000 perorang. Tiketnya sendiri bisa dibeli langsung ditempat atau memesan online di website Tokyo Disney Resort.

Memang harga tiket yang mahal itu sebanding dengan cantik, keren dan bagusnya bangunan-bangunan serta wahana yang ada di dalam. Beberapa kali kami dibuat heran, takjub, bagaiman ya ini buatnya dan sebagainya. Bersihnya tempat wisata, fasilitas yang ditawarkan juga lengkap ( bahkan kita juga bisa minta difotokan oleh petugas di dalam wahana , mereka memang akan membantu kita memfoto karena ternyata tongsis tidak diperbolehkan, silakan baca peraturan dipamfletnya), dan yaa untuk membangunnya, merawatnya, mempekerjakan pegawainya, tentu butuh biaya yang tak sedikit. Kita juga akan disambut dengan keramahan pelayanan khas Jepang oleh para petugas di sana.

Lokasi

Tokyo Disneyland dan Disneysea berada dikawasan Disney Resort, daerah Urayasu, Prefektur Chiba. Jadi sebenernya bukan di Tokyo hehe tapi di Chiba. Stasiun terdekat adalah stasiun Maihama yang dapat ditempuh dari stasiun Tokyo sekitar 17-20 menit dengan menaiki kereta JR Keiyo line (220 yen). Dari stasiun Maihama kita dapat memilih untuk berjalan kaki atau menaiki kereta cantik Disney line dengan harga 260 yen one way untuk jarak jauh-dekat. Disneysea sedikit lebih jauh daripada disneyland, beda 1 stasiun.  Saat kami ke disneyland, pergi dan pulang jalan kaki, sedangkan saat ke disneysea perginya naik kereta line Disney dan pulangnya mencoba jalan kaki *eh ternyata jauuuuh😆😆 mana udah pegel abis keliling-keliling seharian. Dari stasiun Maihama, jarak ke disneysea ternyata lebih jauh daripada disneyland, sayangnya saat itu kami gak menghitung jalannya berapa menit.

image
Kereta line disney resort

Selesai pendahuluannya, yuk kita bahas satu-satu yaa…

Disneyland

This slideshow requires JavaScript.

Kami mengunjungi disneyland saat musim dingin peralihan semi, tepatnya 09 Maret 2016. Hari itu kebetulan cuaca agak mendung dan siang hari hingga malam turun hujan ringan-sedang hingga rasanya cukup dingiiin apalagi dekat laut. Meskipun cuaca seperti itu, disneyland tetap saja ramai, makin siang makin ramai.

Di tempat ini karakter disney melekat kuat, dari gambar tokoh-tokoh disney yang bertebaran dimana-mana, gedungnya unik-unik dan khas disney banget lalu ada menara kerajaan ala negeri dongeng yang jadi tempat favorit berfoto foto ria. Oiya, di dekat pintu masuk, kita akan disambut characters disney Mickey Mouse (semacam badut pake kostum mickey mouse), dan lain-lainnya*yang lain ga tau namanya euy.. Di disneyland ini bangunanya memang dibuat seperti negeri dongeng, negeri kartun.. Jadi buat anak-anak doang dong ini mah?? ah nggak kok, orang dewasa juga suka.. cuma gak suka ngeluarin duitnya aja *kibas-kibas yen*. 

Di Tokyo Disneyland ada sekitar 40 attranction (ada permainan, galeri, dsb), yang terbagi dalam beberapa zona permainan : World Bazaar,  Westernland,  Adventureland, Critter Country, Fantasyland, Tomorrowland, dan  Toontown.  Tapi kadang ada beberapa wahana yang tutup, bisa dicek disini, biar gak kecewa kalo wahana yang diincer gak ada. Btw, bisa nyobain wahananya semua gak ya? hehehe bisa kalo beruntung dan sepi kali ya, sayangnya hampir gak pernah sepi. Saat kami ke sana hanya berhasil  7-10 attraction, karena gantian pegangin bayi dan memang santai-santai , gak ngejar-ngejar harus naik banyak wahana, kan namanya juga family time.

Di disneyland dan disneysea, untuk setiap permainan juga ada peraturan/ syarat untuk menaiki wahana misalnya, usia dan tinggi tertentu, riwayat kesehatan, keadaan tertentu seperti hamil, anak yang sudah bisa duduk. Bisa dibaca disini. Pengalaman kami membawa anak (11 bulan lebih dan hampir 15 bulan), beberapa permainan yang dikatakan boleh membawa bayi namun tipe loud sound (seperti Haunted Manshion, 20.000 Leagues Under the Sea), itu benar-benar berisik hingga saya harus menutupi kedua telinganya.

Selain menaiki wahana permainan, pertunjukkan outdoor parade tokoh disney juga dinantikan para pengunjung, karena itu sebelum dimulai pengunjung sudah banyak yang berkumpul mencari tempat pewe untuk menonton. Walaupun gak duluan ngetake tempat, tetep bisa nonton dan keliatan dari jauh kok :D.  Untuk rute parade bisa dilihat disini. Nah ketika parade berlangsung, jalan jadi sedikit susah karena penuh orang.

Fasilitas di Disneyland selain wahana-wahana bermain tadi ada, toko oleh-oleh dan pernak pernik ala disney, restoran, toilet (termasuk toilet untuk anak maupun orang yang menggunakan kursi roda), baby center (tempat ganti popok, menyusui, ada air panas untuk membuat susu, dsb), bank  (termasuk money changer), tempat penyewaan stroller dan kursi roda, storage locker berbayar ( 300-700 yen tergantung ukuran ), Smoking area, Photo spot P3K, dan Home delivery service yakni pengiriman oleh-oleh yang dibeli di wahana, dan lain-lain (lebih lengkapnya baca disini ya)

Disneysea

disneysea

Jika di disneyland, mata kita dimanjakan dengan bangunan unik ala negeri dongeng, di disneysea ini kita disuguhkan pemandangan dan bangunan cantik ala negara Mediterania, Amerika dan Arab. Di disneysea ada 28 attraction yang terbagi di 7 area, Mediterranean Harbour, American Waterfront, Mermaid Lagoon, Arabian Coast, Mysterious Island , Lost River Delta, dan Port Discovery. 

This slideshow requires JavaScript.

Mermaid Lagoon, adalah tempat favorit kami saat di disneysea, karena masuk ke dalam ruangan gelap yang sejuk. Kami memang berkunjung ke sana saat musim panas, tepatnya 10 Juli 2016. Suhu saat itu sekitar 29 derajat (real feel 33 derajat), kelembaban tinggi, matahari terik, tak banyak pohon rindang, hingga banyak pengunjung yang membawa payung juga termasuk kami.

Meskipun ke khas-an utama disneysea ini adalah bangunan cantik ala negara tertentu, namun beberapa tempat juga diwarnai karakter disney. Di tempat ini  saya gak melihat banyak badut characters disney, hanya lihat 1 donal bebek, tapi kalo diwebsitenya dibilang ada juga disney characters greeting juga seperti disneyland. Dan saya baru baca diwebsitenya kalo untuk foto bareng mereka itu pake fee..*waah kemarin gak terlalu merhaatiin apalagi buat ikutan foto yang ngatri itu

Jika Disneyland punya bangunan kerajaaan dongeng yang jadi icon wajib untuk berfoto, disneysea punya icon bola dunia dan perahu, serta gunung berapi buatan di Mysterious Island. Dari sudut manapun kita dapat melihat si gunung buatan ini, gunung ini juga kadang-kadang mengeluarkan api dan berisik seperti gunung meletus. Sedangkan favorit saya adalah bangunan cantik Mediterranean Harbour, serasa di eropa euy…Bangunan Arabian Coast juga cakeeeep, bikin pengen ke Mekkah dan negara timur tengah.

Fasilitas-fasilitasnya secara umum mirip seperti yang ada di disneyland, lebih lengkapnya baca disini.

Disneysea dan Disneyland memang luas, namun sekali lagi tidak perlu takut atau bingung karena saat membeli tiket kita akan dibagikan peta (ada pilihan bahasa Inggris maupun Indonesia) yang berisi informasi detail suatu wahana, persyaratan menaikinya, fasilitas-fasilitas yang ada dan letaknya, tips alokasi waktu, ketentuan umum, dan larangan.

Jadi, masih bingung memilih antara Disneysea atau Disneyland ?

  • Tentukan dulu mau melihat bangunan unik ala negeri dongeng atau bangunan ala Eropa, Amerika, Arab, dsb
  • Disneyland ada di beberapa tempat, antara lain Jepang, Shanghai, Paris, California, Hongkong sedangkan Disneysea hanya ada satu-satunya di Jepang
  • Keduanya sama-sama memiliki parade tokoh Disney, kalo disneyland paradenya di darat, sedangkan disneysea di atas air.
  • Kalau dibilang disneysea lebih untuk dewasa, menurut kami tidak juga karena banyak sekali pengunjung yang membawa bayi dan anak serta wahana yang child friendly. Di Mermaid Lagoon disneysea bahkan disediakan tempat khusus untuk anak-anak bermain. Jadi saya sebenernya kurang setuju kalau disneysea dibilang lebih untuk orang dewasa.
  • Sama-sama memiliki toko souvenir Disney ataupun yang berbau disney.
  • Fasilitasnya mirip-mirip, sama bersihnya, sama lama ngantrinya, sama ramenya juga

Semoga sudah bisa menentukan pilihan ya.. Nah selanjutnya kita bahas tips  agar efisien dan nyaman selama mengunjungi disneyland atau disneysea (sama aja kok).

Tips Mengunjungi Disneyland atau Disneysea

 

  • Tidur cukup dan datang pagi-pagi.

Disneyland dan disneysea buka sekitar pukul 8 pagi-10 malam. Dan tentunya di jam buka tersebut sudah banyak  pengunjung yang datang. Begitu keluar dari kereta di stasiun Maihama, waaah mereka-mereka itu tuh temen perjalanan kamu ke duo taman rekresi. Kapan pun, gak pernah sepi. Waktu ke disneyland cuaca hujan gerimis-sedang seharian, tapi tetap ramai walaupun mungkin gak seramai biasanya (mungkin ini lho).  Prediksi pengunjung bisa dilihat di sini, sekali lagi ini cuma prediksi lho..

Semakin siang, rasa-rasanya memang semakin banyak pengunjung datang. Baiknya memang datang pagi-pagi, begitu loket buka teng..biar banyak wahana yang dinaiki *tapi kami sampai sana jam 9an kok hehe,, Pastikan juga malamnya tidur cukup ya. Banyak yang datengnya kepagian dan mungkin dari jauh ( mungkin lho :D) jadi ngantuk di dalam taman rekreasi. Apalagi cuaca saat itu panas, jadi banyak yang berteduh dan mengantuk laluuu tertidur. Kan eman-eman, maksud hati ingin berangkat pagi eh malah mengantuk selama di sana.

  • Lebih hemat membeli 2 Day Pass Ticket atau 3 Days Pass sekalian

Kalau misalnya gak pegel dan memang berniat mengunjungi keduanya berturut-turut, membeli tiket 2-3 days pass jauh lebih hemat. Tiket 1 hari untuk salah satu  taman rekreasi  7400 yen, jika ingin 2 days pass misal hari 1 ke disneyland dan hari ke 2 disneysea  cukup 13.200 yen. Nah kalau 3 days pass cukup 17.800 ( untuk 3 days pass, tiket hari ke 3 bisa digunakan untuk masuk ke kedua tempat itu )

image
tiket masuk, disney characters
  • Baca pamflet yang di berikan

Saat membeli tiket masuk, kita akan diberikan pamflet berbahasa Inggris, Jepang, Indonesia atau mungkin bahasa lainnya(boleh pilih). Baca, baca dan baca. Disana ada petunjuk lengkaaaaaap tentang wahana, peta, fasilitas, acara-acara, wahana apa aja yang punya fastpass, peraturan-peraturan yang harus ditaati. Atau sebelum datang, boleh juga ngepoin websitenya kaya saya,, supaya pas disana udah apal terutama mau naik apa aja, aturan naik wahana itu. Berhubung kami membawa bayi yang gak semua wahana bisa dinaiki bersama.

  • Gunakan tiket fastpass

Beberapa wahana (gak semua) di disneyland atau disneysea punya tiket fastpass, yang artinya kita cukup mengantri sebentar, tidak selamaaaaa orang tanpa fastpass. Gemeees rasanya waktu udah mengantri hampir 2 jam, lalu orang dengan fastpass tinggal ngantri bentar dan naik, sedangkan saya,,masih terus mengantri hiks…. Karena antrian fastpass dan tanpa fastpass di dalam wahana dibedakan dan baru akan digabung jika sudah mendekati tempat naik wahana. Gimana tau wahana mana yang punya tiket fastpass ? ada di pamfletnya atau bisa juga ngepoin di websitenya buat persiapan. Tiket fastpass ini terbatas, ada jam-jamnya dan kalau gak cepet ya bisa kehabisan. Misal jam 9 ngambil fastpass wahana A pukul 10.25-11.25 (artinya bisa naik wahana itu dengan fastpass tsb hanya di rentang waktu itu), maka baru bisa ngambil tiket fastpass lainnya diatas pukul 10.25. Oya tiket fastpass ini gratis, tanpa tambahan biaya.

  • Sedia payung atau jas hujan

Gak ada salahnya membawa payung, apalagi kalau prakiraan cuaca hujan atau bahkan terik. Membeli barang termasuk payung di tempat rekreasi itu mahal hehe. Selain itu saat parade disneysea, terkadang penonton disemprot air jadi siap-siap basah jika menonton dari dekat.

  • Alas sholat

Walaupun di disneysea ada bangunan menyerupai masjid, tapi saya gak tau apa ada tempat sholat kah? Jadi amannya bawa alas sholat, biar gampang sholat dimana aja.

  • Antri, antri, antri

Orang jepang itu sukaaaaaa banget mengantri ya antri naik wahana, antri pas membeli jajan, antri beli makan, antri pas beli tiket, pokoknya antri antri antri. Buat kami antri naik wahana okelah, tapi kalau harus antri panjang sekedar beli es krim atau semacamnya hihihi mending ga jadi aja, sayang waktunya.. udah bayar mahal euy *kibas-kibas yen*

  • Membawa bekal dan buang sampah pada tempatnya

Selain kehalalannya tidak terjamin (bagi muslim), kita juga harus mengantri  panjang untuk masuk ke restoran.  Yup.. mau wahana, tempat makan perlu mengantri.  Memang banyak si restoran yang menyediakan temu kangen dengan tokoh disney, selain karena lapar, mungkin itu juga menjadi daya tarik. Untuk budget makan di restoran selama di sana bisa disimak juga dipamflet yang diberikan.

 Membawa bekal sudah tentu jadi pilihan kami selama jalan-jalan di negeri minoritas termasuk rumah kedua kami, Jepang.  Selain halal dan lebih hemat tentunya, makanan bekal lebih enak buat lidah kami *muji masakan sendiri*. Setelah makan jangan lupa buang sampahnya, supaya taman rekreasi tetap bersih dan nyaman. Ada banyak tempat sampah yang disediakan, jangan lupa membuang sampah sesuai kategorinya ya.

Ooya, saat musim dingin kita akan cenderung lapar jadi bawa makanan yg banyak. Sedangkan saat summer bawa minum yang banyak, eh tapi ada juga kran air minum di beberapa tempat jadi bisa isi ulang deh😁.

Fenda and Kholil

selamat travelling yaa

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s