Tokyo Disneyland atau Disneysea? (Part II)

Tips mengunjungi disneyland dan disneysea bisa dibaca di Tokyo Disneyland atau Disneysea?   (Part I)  

Membawa anak bayi (< 2 tahun) ke disneyland disneysea, Why Not

Awalnya FK sempat ragu membawa anak ke disneyland, apalagi usianya belum 1 tahun (saat ke disneyland umur 11 bulan, ke disneysea saat 14 bulan). Memang membawa anak kecil tentunya tidak bisa disamakan dengan yang tidak membawa anak atau anak sudah besar. Ada banyak wahana yang tidak child friendly, bahkan ada juga wahana yang baby and child friendly, tapi ternyata suara di dalam cukup keras sehingga menurut saya cukup mengganggu untuk bayi. Namun bukan berarti punya anak kecil menghalangi kita untuk jalan-jalan ke taman rekreasi ini, malah sebaliknya harus punya trik supaya ortu happy, anak pun happy. Sekali lagi ini hanya pengalaman dan pandangan subjektif kami ya, tidak bisa dijadikan patokan karena setiap anak tidak sama. Every children are different and unique.

  • Usia anak

Fenda and Kholil Travelling ke disneyland saat anak belum berusia 1 tahun, belum bisa jalan juga. Anak nampaknya memang terlihat kurang menikmati, kurang mengerti. Lebih banyak tidur, jadinya kami harus bergantian menjaga anak ketika ingin naik wahana. Sedangkan saat ke disneysea, si anak sudah bisa jalan, grasak grusuk kesana kemari, berjoget ketika ada musik dan parade. Raut wajahnya terlihat ceria dan bahagia bila dibiarkan jalan kesana kemari. Beberapa wahana juga mensyaratkan anak yang sudah bisa duduk sendiri untuk naik yang berarti selain usia, sang ortu yang bisa memperkirakan sang anak sudah bisa atau belum.

Di dua taman rekreasi tersebut banyak sekali orang yang membawa anak bahkan lebih kecil dari usia anak kami. Namun pengalaman FK, memang semakin besar anak, akan semakin dia bisa diajak bermain bersama di disneyland-disneysea, makin banyak wahana yang bisa dinaiki.

  • Stroller

Stroller sangat membantu selama di sana. Kita tak perlu capek-capek menggendong si anak keliling taman rekreasi dan bahkan menjadi tempat nyaman untuk anak tidur siang atau sore. Jika tidak membawa stroller sendiri, bisa kok menyewa di sana dengan biaya tertentu. Keterangan lebih lanjut ada di pamflet yang diberikan atau di website disney resort.

  •  Pilih wahana yang baby and child friendly

Di setiap wahana di berikan aturan untuk menaikinya, usia, kondisi si anak ( bisa duduk sendiri atau tidak), keadaan kesehatan, bisa untuk bayi atau anak usia tertentu dsb. Selain itu perhatikan juga tipe atraksi wahananya, apakah ada gelap, suara keras, dsb. Semua bisa dibaca di websitenya atau pamflet yang dibagikan.

Pengalaman FK menaiki wahana yang tertulis babies atau anak yang bisa duduk, tapi memang tertulis tipe atraksi wahana tersebut gelap, dan suara keras. Eh ya ternyata keras bangeet suaranya. Pengalaman kemarin juga si anak senang jika menaiki wahana seperti komidi putar, mobil/ keretaan dan perahu-perahuan. Memang buat dewasa kurang menarik si, tapi anak-anak seneng 🙂 dan biasanya antriannya sedikit.

DSCN2162 - Copy.JPG
naik kereta di disneyland. kereta dan perahu jadi wahana wajib kami kayanya selama di disneyland atau disneysea haha
  • Bawa cemilan kesukaan anak
  • Ketahui dimana saja letak tempat menyusui, toilet anak, ruang bayi

Sekian sharing dari kami.. Semoga bermanfaat..

Fenda and Kholil

Tokyo, 31 Juli 2016 22.35 JST ( 26C feels like 28C, high humidity)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s