Roti Jala, Ragit Daging dan Memanfaatkan Sisa Kuah ( Kerang Kuah Kari )

Bismillah..

Hari minggu pagi kemarin, saya dan suami berkolaborasi memasak roti jala dan ragit yang merupakan masakan asli palembang. Eh tapi kami bukan orang palembang lho.. Pertama kali tau tentang ragit dan makan ragit ya di Sapporo, di rumah seorang teman, orang Palembang asli namanya mbak Eka. Karena kami ( ibu-ibu di Sapporo) ternyata sukaaa termasuk saya, ibu-ibu Sapporo nan kece pun sepakat untuk mengadakan cooking class bersama, yang menu utamanya ragit dan roti jala ini. Natsukashii ne

Berhubung catatan resep dari mbak Eka udah nggak tau kemana dan mau minta lagi pun sungkan, ya wis dibikin aja ragit dan roti jala ala ala😁😁. Alhamdulillah hasilnya enak juga. Gak percaya? Monggo dicoba..

Berikut roti jala dan ragit ala ala Dapur Arfenda..

Roti Jala

Bahan :

  • Tepung terigu 250 gram.
  • Telur 1-2 butir ( jika ingin lebih lembut 2 butir, kalau saya cukup 1 ).
  • Air secukupnya ( saya nggak takar ).
  • Minyak sedikit

Cara Membuat :

  • Campur air, terigu dan telur, aduk rata
  • Saring adonan supaya halus dan tidak ada yang bergerindil. Keencerannya mirip seperti membuat kulit risoles
  • Oles sedikit minyak ke wajan anti lengket.
  • Masukkan adonan ke plastik segitiga lalu gunting ujungnya sedikit. Tuang adonan membentuk jala di wajan anti lengket. Tidak perlu dibalik, begitu bawahnya matang/ kering ( jangan sampe kecoklatan) langsung angkat, lipat sesukanya.

image

image
roti jala buatan suami :), oishikatta

Ragit Daging

Bahan :

  • Daging 250 gram ( boleh ditambah ), potong kecil-kecil
  • Sereh 1-2 buah
  • Lengkuas 1 buah ukuran kecil
  • Daun salam 3
  • Daun jeruk 2
  • Daun kari ( skip )
  • Daun kunyit ( skip )
  • Gula, garam, merica secukupnya
  • Saus tomat atau tomat yang dihaluskan (optional, agar ragit lebih oren, jika warnanya sudah cukup oke tidak perlu ditambah tidak apa-apa)
  • Santan bubuk 3-4 sdm yang dilarutkan dengan sedikit air
  • Minyak 3-4 sdm untuk menumis
  • Air secukupnya

Bumbu halus :

  • Bawang bombay 1 buah ukuran besar ( bisa diganti bawang merah )
  • Bawang putih 2-3 siung
  • Ketumbar 1/2 sdm bubuk
  • Jahe bubuk 1/2 sdt
  • Kunyit bubuk 1/2 sdt
  • Jinten 1/2 sdt
  • Kari bubuk 1 sdm
  • Cabe keriting atau cabe merah besar 2-3 buah (bisa ditambah jika suka pedas, selain membuat pedas juga agar ragit berwarna oren, terutama cabe merah besar)
    *semua bumbu yang tidak berbentuk bubuk dihaluskan, boleh ditambahkan air saat memblender.

Cara Membuat :

  • Tumis bumbu halus dengan sedikit minyak hingga harum, tambahkan lengkuas, aneka dedaunan yang ada ( daun salam, dsb), dan sereh. Masak hingga bumbu matang.
  • Di panci presto, masukkan daging yang sudah dipotong-potong, lalu bumbu yang sudah ditumis, tambahkan air sekitar 400-500 cc, biarkan hingga mendidih lalu tutup panci presto, presto selama 10-15 menit atau sampai daging empuk.
  • Masukkan santan lalu gula, garam, merica dan saus tomat (jika pakai), koreksi rasanya. Tambahkan air bila kuah kurang banyak.

image

NOTE :

  • Plastik segitiga bisa dipakai sebagai pengganti cetakan untuk membuat roti jala. Kalau tidak ada plastik segitiga bisa dipakai plastik biasa juga hanya lebih susah sedikit saat menuang.
  • Kebetulan stok santan bubuk saya hanya sisa 1 sdm dan hanya memakai cabe keriting alhasil ragitnya tidak terlalu kental dan warnanya kurang cantik.
  • Karena memasaknya juga untuk anak 1,5 tahun jadi cabai, bubuk kari ( takut anaknya gak suka), saus tomat saya skip dulu, setelah matang, ambil porsi untuk anak, baru kemudian ditambahkan bubuk kari, saus tomat dan cabai yang dihaluskan kemudian dimasak lagi sebentar.

Nah kemaren itu ada sisa kuah ragit di kulkas, gak banyak si, tapi edisi di buang sayang (kan masaknya udah lama dan capek :D). Jengjengjeng bertransformasi menjadi makanan lain yang lezat..kerang kuah kari. Membuatnya simpel dan cepat (kuahnya kan udah jadi 😀). Tinggal rebus kerang dengan garam, buang airnya, panaskan kuah kari lalu masukkan kerang yang sudah direbus tadi dan koreksi rasa ( saya menambahkan sedikit garam, air dan bubuk kari). Taraaraa
kerang kuah kari nan lezat siap untuk disajikan..

image
first time..membeli kerang mentah dan memasaknya sendiri :D, btw tandanya kerang mateng cangkangnya membuka sendiri hehe, baru tau lho..
image
diskon 30% karena belinya udah menjelang magrib, kalo lebih malem lagi 50% hohoho

Tokyo, 06 Okt 2016, 09.21 JST, 28 derajat cerah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s