Chicken Carrot Roll

Bismillah..
Minggu pagi ini tadinya saya berencana membuat chicken egg roll ala ala hokben tetapi akhirnya malah asyik membuat kreasi sendiri di dapur. Masakannya saya namakan chicken carrot roll karena menggunakan campuran ayam dan wortel sebagai bahan isi utamanya. Rasanya enaak, sudah ada sayurnya sekalian, walaupun ribet sedikit membuatnya karena harus mendadar kulitnya satu persatu, mengukusnya lalu menggorengnya lagi.

Chicken Carrot Roll

Bahan kulit :

  • Telur 2-3 butir
  • Tepung terigu 4 sdm (penuh)
  • Tepung maizena 1 sdm, tepung beras 1 sdm ( bisa diganti dengan 2 sdm maizena atau katakuriko/ potato starch atau tapioka atau sagu )
  • Air 120-140 ml atau secukupnya ( yang penting membuat kulit rollnya tidak terlalu tebal ataupun tipis)
  • Minyak

Bahan isi :

  • Ayam cincang 500 gram
  • Wortel 1/2-1 buah, parut halus
  • Telur 1 butir
  • Bawang putih 1 siung, haluskan/cincang
  • Merica 1/2 sdt
  • Garam secukupnya
  • Tepung maizena/ corn starch 2 sdm ( bisa diganti sagu, tapioka atau katakuriko/ potato starch )

Cara membuat :

  • Campur semua adonan kulit kecuali air dan minyak, aduk rata. Tambahkan air sedikit demi sedikit sampai adonan yang diinginkan tercapai ( tidak terlalu encer atau kental, mirip membuat kulit risoles ). Saring, supaya tidak ada gumpalan-gumpalan tepung diadonan.
  • Di wajan anti lengket, oleskan sedikit minyak. Buat dadar satu persatu seperti membuat kulit risoles. Lakukan hingga adonan kulit habis.
  • Campur semua bahan isi, aduk rata. Isikan adonan isi ke kulit roll dan gulung, Padatkan isinya supaya nanti bentuknya bagus. Rekatkan juga ujung kulit roll dengan menggunakan air yang dicampur sedikit tepung terigu. Jika tidak merekat kulit rollnya akan lepas,saat matang atau digoreng nanti.
  • Kukus selama 20 menit atau hingga matang
  • Potong-potong chicken carrot roll yang sudah dikukus tadi lalu goreng sebentar hingga kulitnya krispi.

Note :
Chicken carrot roll yang sudah dikukus ini sebenarnya sudah enak dimakan, jadi mau langsung dimakan setelah dikukus juga monggo. Kalau kami lebih suka yang digoreng. Gorengan oh gorengan hohoho..

Selamat mencoba 🙂

image
kanan : belum digoreng, kiri (dipiring ): sudah digoreng

Tokyo, 16 Okt 2016, 11.53 JST, cerah berawan 22 derajat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s