Simple Baked Cheese cake

Di Jepang ada 3 jenis cheese cake yang cukup populer, rare cheese cake (unbaked), baked cheese cake & souffle cheese cake. Rare cheese cake/ unbaked cheese cake, seperti namanya  adalah jenis cheese cake yang tanpa dipanggang. Biasanya menggunakan remahan biskuit (biscuit crust) yang dipadatkan dan diberi campuran gelatin pada adonan cheese cakenya. Namun saya pernah 2-3x membuat rare cheese cake dan semuanya tanpa gelatin (karena gak punya gelatin halal), hasilnya memang gak sepadat cheese cake yang pakai gelatin tapi tetep enak kok.

Jenis kedua adalah souffle cheese cake atau populernya disebut Japanese Cheese Cake/ Japanese Cotton Cheese Cake. Cake jenis ini tipenya lebih ringan dan umumnya nggak sengeju baked atau unbaked cheesecake. Pembuatannya agak ribet, karena kita perlu memisahkan kuning dan putih telur lalu mengocok putih telur hingga kaku dan mencampurnya dengan bahan lain. Selanjutnya cake dipanggang dengan metode au barin marie ( di bawah loyang, dikasih loyang lagi yang berisi air). Dengan cara tersebut cake yang dihasilkan mengembang, ringan dan lembut seperti kapas (cotton).

Terakhir adalah baked cheese cake atau cheese cake pada umumnya (bukan unbaked maupun souffle cheese cake). Cara membuatnya simpel. Cukup mencampur-campur bahan saja (bisa menggunakan blender, mixer, food processor, atau whisk), tanpa perlu membuat adonan telur mengembang. Cake jenis ini tipenya padat dan cukup ngeju. Ada juga resep baked cheese cake yang menggunakan pie atau remahan biskuit seperti pada rare cheese cake.

Dari ketiga jenis cake tersebut, saya paling suka souffle cheese cake. Rasanya  lembut, ringan dan nggak bikin enek  ( mungkin karena pemakaian cream cheese yang lebih sedikit dibanding rare atau baked cheese cake), hanya saja membuat JCC cukup ribet dan bikin cucian piring banyak 😆.  Selain 3 tipe diatas ternyata di dunia ini, ada buaaaanyak sekali macam-macam cheese cake, bisa dibaca disini. 

Di postingan kali ini saya ingin sharing tentang salah satu jenis baked cheese cake, pastinya simpel tinggal campur-campur bahan aja dan bahannya pun simpel karena itu saya namai resepnya Simple Baked Cheese Cake. Resep saya lihat dikotak kemasan cream cheese  philadepia (yang produk Jepang/ resep ditulis pakai bahasa Jepang), resep Baked Cheese Cake ベークチーズケー tapi sayang cara membuatnya gak ditulis dikotaknya sekalian😁. Berbekal ilmu baca-baca, tanya teman, dan pengalaman beberapa kali membuat cheese cake, saya berkesimpulan ada 3 cara yang bisa dilakukan untuk membuat baked cheese cake (tanpa mengembangkan telur ) : versi blender/ food processor (seperti yang saya lakukan), versi mixer, versi aduk-aduk/ pakai whisk.  Tinggal pilih saja cara mana yang teman-teman ingin pakai.

 

Berikut resep cheese cake yang diadaptasi dari kemasan cream cheese Philadelphia (produksi Jepang) :

Simple Baked Cheese Cake

Untuk loyang ukuran 18 cm ( jika mau hasil yang lebih tinggi, bisa menggunakan loyang yang lebih kecil )

Bahan :

  • Cream cheese 200 gram
  • Telur 2 butir
  • Tepung terigu protein rendah 25 gram
  • Gula 60 gram
  • Fresh cream/ whipping cream cair/susu cair 150 ml –>saya pakai whipping cream cair *
  • Air lemon 1 sdm (10-15 ml)–>saya pakai pokka lemon (air lemon murni kemasan)

*fresh cream/whip cream cair bisa diganti susu cair.

Topping (optional) : selai apricot

Cara Membuat :

Versi Blender/ Food Processor ( cara yang saya pake )

  • Alasi loyang dengan baking sheet, beri olesan dengan margarin atau butter.
  • Panaskan oven suhu 150-160 derajat celcius.
  • Taruh semua bahan di blender atau food processor, blender hingga semua bahan tercampur rata. Jika blendernya kecil, cream cheese, telur, terigu dan gula blender, tuang ke loyang tambahkan bahan lain, lalu aduk rata dengan spatula.
  • Panggang hingga matang (lakukan tes tusuk pada adonan, tidak lengket berarti matang).
  • Setelah matang biarkan cake mendingin didalam oven sejenak agar suhu cake tidak turun secara tiba-tiba (agar cake tidak turun terlalu heboh).
  • Masukkan cake ke kulkas selama 1-2 jam, oleskan selai (jika pakai) lalu potong-potong.

Versi Mixer

  • Alasi loyang dengan baking sheet, beri olesan dengan margarin atau butter.
  • Panaskan oven suhu 150-160 derajat celcius.
  • Mixer cream cheese dan whipping cream hingga cream cheese lembut, masukkan bahan lain, mixer dengan kecepatan rendah hingga semua tercampur rata.
  • Tuang adonan ke loyang. Panggang hingga matang (lakukan tes tusuk pada adonan, tidak lengket berarti matang).
  • Setelah matang biarkan cake mendingin didalam oven sejenak agar suhu cake tidak turun secara tiba-tiba (agar cake tidak turun terlalu heboh).
  • Masukkan cake ke kulkas selama 1-2 jam, oleskan selai (jika pakai) lalu potong-potong.

Versi Aduk-Aduk (Whisk)

  • Keluarkan cream cheese dari kulkas 1-2 jam (atau sampai cream cheese melunak)
  • Panaskan oven suhu 150-160 derajat celcius.
  • Alasi loyang dengan baking sheet, beri olesan butter atau margarin.
  • Aduk-aduk cream cheese dengan whisk hingga lembut. Masukkan bahan lain satu persatu sambil diaduk rata. Jika masih bergerindil, saring adonan, lalu tuang ke loyang.
  • Panggang adonan hingga matang (lakukan tes tusuk pada adonan, tidak lengket berarti matang).
  • Setelah matang biarkan cake mendingin didalam oven sejenak agar suhu cake tidak turun secara tiba-tiba (agar cake tidak turun terlalu heboh).
  • Masukkan cake ke kulkas selama 1-2 jam, oleskan selai (jika pakai) lalu potong-potong.

image

Note : 

  • Suhu dan lamanya waktu panggang,  disesuaikan oven masing-masing. Karena oven saya kecil dan tipenya oven toaster, saya memanggangnya disuhu 150-160 derajat celcius selama 20an menit lalu suhu 140 derajat hingga matang.
  • Jika bagian atas cake sudah kecoklatan namun cake belum matang, tutup bagian atas loyang dengan aluminium foil dan teruskan memanggang.
  • Cake ini memungkinkan untuk dimasak menggunakan rice cooker (ukuran panci rice cooker 18 cm).   Cara memasaknya sama seperti resep Cheddar Cheese Cake ala Rice Cooker.
  • Saat baru matang cake ini agak rapuh, karena itu masukkan ke kulkas dahulu 1-2 jam sebelum dipotong dan disajikan.
  • Setelah semalaman di kulkas, cake menjadi lebih padat, enak dan ngeju.

image

 

Selamat mencoba..

 

Shinjuku, 21 Januari 2017, 10.14 JST, cerah, 9 derajat celcius

Advertisements

One thought on “Simple Baked Cheese cake

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s