Bisakah Cream Cheese Dibekukan?

Cream cheese salah satu bahan utama maupun pelengkap untuk membuat cake yang harganya cukup lumayan. Di Jepang, untuk 200 gram cream cheese kita perlu merogoh kocek sebesar 200-400 an yen. Namun harga akan semakin murah jika kita membeli dalam jumlah besar misalnya 1 kg cream cheese dihargai 1000-1700an yen (bergantung merk dan tempat membeli). Bahkan kata teman, di costco ada cream cheese 1 kg seharga 600-700an yen, yasui ! Dengan kata lain untuk berhemat belilah cream cheese dalam jumlah besar (jika memang suka dan sering membuat makanan menggunakan cream cheese tentunya).

Bagi saya yang pemakaian cream cheese hanya untuk pribadi (bukan untuk jualan) jumlah 1 kg cream cheese itu cukup besar, dan rasanya sulit dihabiskan dalam waktu singkat. Karena itu cukup lama saya menimbang-nimbang apakah mau membeli cream cheese dalam jumlah besar, ingin dibuat apa saja dan yang terpenting bagaimana penyimpanannya. Pengalaman teman saya yang cream cheesenya berjamur karena di simpan dalam chiller (bukan freezer) dalam jangka waktu yang cukup lumayan membuat saya takut menyimpan cream cheese jumlah besar di chiller dan berpikir untuk menaruhnya di freezer saja.

Tetapi apakah bisa cream cheese dibekukan ? Dari hasil tanya teman dan tanya om google, ternyata cream cheese bisa dibekukan. Hanya saja setelah di thawing, teksturnya berubah, menjadi crumble karena komponen air dan lemak yang terpisah selama proses pembekuan sehingga cream cheese yang dibekukan ini memang kurang cocok digunakan sebagai olesan roti. Namun untuk pembuatan cake misalnya JCC (Japanese cheese cake) yang mengharuskan cream cheese dilelehkan/dipanaskan, penggunaan cream cheese yang sudah dibekukan menjadi tidak masalah.

Ketika itu saya dan mas suami memang sedang ‘demam’ JCC dan cheese cake, ditambah mas suami juga begitu yakin cream cheese bisa dibekukan, kami pun akhirnya memutuskan membeli cream cheese 1,3 kg lalu memotongnya kecil-kecil dan ditaruh di freezer pack. Saya pun mencoba si cream cheese untuk membuat JCC. Cream cheese beku saya keluarkan, dithawing, lalu dilelehkan bersama susu cair sesuai resep. Cake yang dihasilkan sama dari segi penampilan dan rasa. Namun ketika membuat simple baked cheese cake, yang mana proses pembuatannya hanya memblender semua bahan (mungkin karena terlalu sebentar blendernya kali ya), tidak cukup menyatukan kembali komponen cream cheese alhasil cake tidak mulus, dan banyak bintik-bintik putih (cream cheese) di cake. Lagi-lagi tak masalah karena rasanya tetap enak hehehe..

Jadi, bisakah cream cheese dibekukan ? Jawaban simpelnya, bisa.

Arfenda Puntia, Dapur Arfenda, Love Cooking, Cooking with Love
Itabashiku, Maret 2017

Advertisements

2 thoughts on “Bisakah Cream Cheese Dibekukan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s