Sop Buntut Panci Presto, Simpel, Gurih, dan Lezat

Sop buntut menjadi favorit saya (dan mungkin juga mas suami- soale mas suami selalu bilang masakan saya favoritnya, cieee romantis :D) sejak 2-3 tahun lalu. Awalnya sop yang saya idamkan bukan lah sop buntut, melainkan sop iga atau masakan iga sapi lainnya. Saya bahkan tak pernah mencicipi sop buntut sebelum ke Jepang. Mendengar namanya saja sudah krik krik, lalu terbayanglah buntut sapi.

Namun ketersediaan iga sapi yang cukup jarang di toko daging halal, membuat saya memalingkan mata ke buntut sapi. Apalagi setelah tahu bahwa rasanya tak berbeda jauh dengan iga sapi yakni sama-sama enak dan bentuknya tak seaneh yang saya bayangkan.

Ada yang kepo harganya gak ? Hm.. harga 1 kg buntut sapi mentah (dari Australia) di Jepang berkisar antara 1200-1600 yen, sebenarnya tak berbeda jauh dengan harga daging sapi 1 kg.  Namun karena tulang buntut sapi yang cukup banyak dan besar-besar, 1 kg itu pun terasa sedikit dan cepat habis dibandingkan daging sapi (boneless).

Untuk membuat sop buntut sapi maupun masakan buntut sapi lainnya, kita memang perlu memasaknya agak lama agar empuk. Karena itu jika memiliki panci presto jangan ragu-ragu untuk digunakan, lumayan kan menghemat biaya gas, deshou... Oiya, buntut sapi ini lemaknya juga banyak sekali, jadi untuk menumis bumbunya cukup menggunakan sedikit minyak dan jangan lupa merebusnya 2x, air rebusan pertama dibuang saja agar mengurangi sedikit kandungan lemak/minyak dari dagingnya. Jangan khawatir, rasanya tetaaaap lezat kok.

image

Yuk langsung saja diintip resep sop buntut panci presto dengan bumbu simpel dan tanpa ulek-ulek ala Dapur Arfenda :

Sop Buntut

Bahan :

  • Buntut sapi 1kg
  • Wortel 2 buah ukuran besar, potong-potong
  • Kentang 2-3 buah, potong-potong
  • Irisan daun bawang secukupnya
  • Bawang bombay 1/2 buah ukuran besar, iris-iris
  • Bawang putih 3 buah, cincang halus atau 1 sdt bawang putih bubuk
  • Kayu manis bubuk 1/4 sdt
  • Pala bubuk 1/4 sdt
  • Gula pasir 1 sdt
  • Garam 2-3 sdt (sesuai selera)
  • Merica bubuk 1/4 sdt
  • Minyak 1 sdm untuk menumis
  • Air secukupnya

 Pelengkap (optional) :

  • Bawang goreng
  • Sambal (bisa lihat resep sambal andalan saya disini)
  • Emping atau kerupuk

 Cara Membuat :

  • Rebus sebentar buntut sapi hingga keluar lemaknya lalu buang semua airnya.
  • Tambahkan air lagi sekitar 2 liter, rebus hingga mendidih lalu presto buntut sapi selama 15 menit atau sampai dagingnya empuk.
  • Di wajan lain, tumis bawang bombay hingga layu, lalu masukkan bawang putih. Tumis hingga harum. Masukkan tumisan bumbu, garam, gula, merica, kayu manis dan pala bubuk ke dalam air rebusan daging yang sudah presto tadi, aduk rata dan biarkan hingga mendidih.
  • Tambahkan potongan wortel lalu kentang, masak hingga keduanya empuk. Koreksi rasanyanya. Matikan api, lalu taburkan irisan daun bawang.
  • Sajikan dengan nasi putih hangat dan pelengkapnya.

Alhamdulillah, tes rasa sop buntut pertama kali oleh si kakak sukseees berat, 2 potong buntut pun ludess…

Ahh sop buntut sapi ini memang enak dan masaknya simpel, namun atas nama kesehatan jangan sering-sering yaaa (lemaknya buaaanyak)..

 

Arfenda Puntia (Dapur Arfenda), Cooking with Love, Love Cooking, Love you mas suami 🙂

Itabashiku, Tokyo, 10 April 2017, 16.15 JST

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s