Baked Churros si Churros Panggang

Bismillah..

Tanggal 2 Maret lalu saya membuat churros panggang untuk dua pelanggan kesayangan. Awalnya karena kakak ternyata doyan sekali ketika saya membuatkan churros (goreng), nah untuk mengurangi pemakaian minyak (adonan churros sendiri kan sudah banyak margarinnya) dengan resep yang sama saya coba panggang.

Namun ternyata, kakak lebih suka churros versi goreng, yang panggang cuma dicolek dikit (bosen atau memang kurang suka, Nak?). Bisa jadi karena tekstur dan rasa churros panggang ini lebih mirip sus, sedangkan churros goreng, renyah dan lembut bagian dalam.. Ahh pinter sekali kamu Nak, tau aja kalo gorengan itu lebih enak.

Tetapi karena experiment ini saya jadi belajar bahwa jika kita ingin menyimpan churros di kulkas, selain dengan menyimpan adonan mentahnya atau menyepuit di loyang dan dibekukan, kita juga bisa memanggangnya stengah matang (hanya agar churros terbentuk-adonannya kan lembek) lalu menyimpannya di kulkas atau freezer dan sewaktu-waktu kita dapat menggoreng atau memanggangnya (tergantung preferensi) hingga matang.

image.jpg
Resep churrosnya bisa dibaca di sini

Arfenda Puntia (Dapur Arfenda)

Itabashiku, Tokyo, 16 April 2017, 06.30 JST, 13 derajat celcius, laa tahzan, jadikan sholat dan sabar sebagai penolongmu 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s