Mie Goreng (Feat Nira & Kaiware Daikon)

Menggabungkan cita rasa Jepang dan Indonesia dalam sepiring makanan nampaknya menjadi pilihan yang tepat untuk makan malam kami hari Jumat lalu ( 14 April 2017). Mie goreng ala Indonesia yang manis dan pedas, berpadu dengan aroma dan rasa khas nira (kucai) serta kaiware daikon (daun lobak), 2 jenis sayuran yang mudah dijumpai di supermarket di Jepang ini.. nyumm nyum oishikatta.. Di Indonesia sendiri mungkin kita sudah tak asing mendengar kata kucai, walau sebenarnya tak banyak masakan Indonesia yang menggunakannya (eh tapi saya pun baru tau, membeli, memasak dan memakannya di Jepang ini hehehe). Kucai memiliki rasa dan aroma cukup kuat, menurut saya sekilas aromanya agak mirip dengan daun bawang. Sedangkan kaiware daikon mungkin masih belum dikenal (setidaknya bagi saya dan suami).

Kaiware daikon ini sebenarnya adalah daun atau cikal bakal dari lobak atau dalam bahasa Jepangnya disebut daikon. Orang Jepang biasanya menyajikannya sebagai salad ataupun topping/hiasan dimasakan. Rasa kaiware daikon ini khas dan beraroma mirip mirip kemangi. Saya dan suami sebenarnya kurang suka aromanya, karena itu kami biasanya memakannya bersama salad dressing sehingga rasa dan aromanya tertutupi. Meskipun kurang suka, tetapi saya sering membelinya dengan alasan murah hehe yakni hanya 30-50 yen perpack, cantik juga sebagai hiasan makanan hehe.. Selain kaiware daikon, ada juga kaiware brokoli yakni daun cikal bakal brokoli, rasanya lebih enak karena tidak ada aroma tertentu namun rasanya hampir 2x lipat dari kaiware daikon *emak-emak harus apal harga*

Nah saya pun iseng, ingin mencampurkan kucai dan kaiware daikon ini dengan mie goreng karena minimnya sayur di mie goreng saya, yakni hanya wortel hohoho.. Ternyata ketika dimakan bersama mie goreng, rasa dan aroma khas kaiware daikon menjadi kurang kentara dan terciptalah rasa nano nano antara kecap, lada, garam, gula, cabe rawit, aroma kucai, dan kaiware daikon yang lezaaat..

Bumbu mie goreng ala saya : bawang bombay, bawang putih, gula, garam, merica bubuk, kecap, saus tiram, dan cabe rawit.  Kucainya saya masak sebentar layaknya daun bawang, dimasukkan bersama mie kuning basah (saya pakai mie yakisoba), sedangkan kaiware daikon hanya dicampurkan ke mie goreng (tidak dimasak) layaknya salad. Untuk protein hewaninya saya pakai chikuwa (semacam baso ikan) dan telur orak arik.

image
Resep mie goreng

Selamat mencoba 🙂

Arfenda Puntia (Dapur Arfenda)

Itabashiku, 16 April 2017, 11.42 JST, 25 derajat, cerah ceria, semoga segera ceria lagi, AMIIIN

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s