Whole Wheat Hot Dog Bun (Koppe Pan)

Bismillah..

image
Whole wheat hot dog bun/ koppe pan diisi sosis saus lada hitam (kecap, lada hitam tumbuk kasar, minyak), mayones, tomat dan daun selada. Untuk kakak Y diisi suwiran ikan lele atau ayam, mayones dan tumisan kol

Sudah berapa lama ya saya tak memakan hot dog bun berisi sosis dan sayuran yang lezat ini ? hm.. yang jelas di Jepang saya tak pernah memakannya, lagi-lagi karena tak sembarang roti (tidak semua roti di Jepang halal *termasuk roti tawar* karena bisa jadi menggunakan margarin yang belum tentu bebas lemak/minyak hewani), bisa kita makan sesukanya apalagi yang berisi daging. Jadi untuk mencicipinya ya harus beli ke toko roti halal ataupun membuatnya sendiri..

Inilah salah satu tantangan hidup di negara minoritas muslim, ada banyak hal termasuk kaidah makanan-minuman halal yang harus kita pegang. Semoga lelah-lelahnya membeli daging/ayam/makanan halal, mencari dan membuat makanan halal untuk keluarga, memilah milih bahan yang boleh dan tak boleh dimakan, serta menahan hawa nafsu kala melihat makanan dan minuman enak tapi ternyata tak boleh dimakan (karena haram) ini berbuah pahala (asalkan diniatkan semuanya karena Allah),, Amiin..

Membuat koppe pan (bahasa Jepang) atau hot dog bun ini sebenarnya sama saja seperti membuat roti biasa, jadi pakai resep mana saja tak masalah. Agar empuk dan enak adalah dengan mengulen hingga kalis serta memperhatikan komposisi bahan, makin lengkap ada susu, telur, butter tentu makin enak.

Bagi teman-teman yang memiliki bread maker atau home bakery, tentu mengulen roti hingga kalis bukanlah persoalan besar, tinggal masukkan saja adonan ke home bakery , namun bagaimana bagi yang mengandalkan tangan alias manual ? tak dipungkiri terkadang mendengar kata mengulen akan membuat kita malas karena membutuhkan waktu dan tenaga yang tak sedikit.. Belum lagi jika tidak tahu teknik mengulen yang tepat, waktu menjadi lebih banyak terpakai dan tangan pun pegal-pegal. Saya pun baru bisa membuat roti empuk dengan ulen manual setelah diajari salah seorang teman yang tak diragukan lagi kemampuan baking-nya. Arigatou mbak 🙂

Kuncinya ada pada sering-sering latihan *jadi tahu kapan disebut kalis dan kurang kalis*, teknik mengulen yang tepat, takaran adonan yang diulen pun tidak ngoyo/jumlah besar *pegel tangan uey* dan jika tak ingin waktu lama dan tenaga heboh untuk mengulen adonan hingga kalis –> buatlah adonan yang cukup takaran airnya tetapi jangan sampe kebanyakan (karena nanti lengket dan lembek/ ga bisa diulen), jadi sebelum diuleni adonan memang sudah lembut.

image
Roti gandum, whole wheat bun (tapi bukan 100% whole wheat ini ehehe).. i love ww bread

 

Adonan koppe pan saya kali ini menggunakan campuran tepung protein tinggi, protein rendah dan whole wheat. Inginnya sih 100% whole wheat yang diklaim lebih sehat dan berserat,  rasanya juga lebih enak menurut saya. Namun apa daya harga tepung whole wheat cukup mahal, 200-300an yen untuk 400 gram atau 2-3x lipat dari tepung protein tinggi. Jika tidak ada whole wheat bisa diganti dengan tepung terigu protein tinggi.

Oiya sebenarnya  resep koppe pan ala dapur Arfenda ini  baru dicoba sekali dan ternyata enaaaak, empuk, lolos tes rasa ala  kakak, `(mau) koppe pan, koppe pan katanya` doyan juga si kakak. Alhamdulillah memuaskan versi kami, jadilah saya simpen dulu resepnya. Monggo dicoba teman-teman, mudah-mudahan selera kita sama 🙂

image
19 April 2017, hasil koppe pan pertama saya.. empuk, padat khas whole wheat, tabeyasui-mudah dimakan- juga buat si kakak yang berusia 2 tahun. Bagian luar mungkin agak kering karena dipanggang dengan oven toaster kesayangan

Whole Wheat Hot Dog Bun (Koppe Pan)

by Dapur Arfenda

Untuk : 6-10 buah koppe pan (bergantung ukuran)

Bahan :

  • Whole wheat flour 180 gram
  • Tepung terigu protein tinggi (bread flour) 170 gram
  • Tepung terigu protein rendah atau serbaguna 50 gram
  • Gula pasir 50 gram
  • Unsalted butter 40 gram
  • Ragi 4-5 gram
  • Air atau susu hangat 200 ml
  • Telur 1/2 butir (25 gram), bisa diganti air hangat 25 ml
  • Garam 1/2 sdt

Olesan (optional) : telur 1/2 butir ditambah 1 sdt air

Cara Membuat :

  • Campur tepung terigu protein tinggi, rendah dan whole wheat, gula pasir, ragi, aduk rata. Tambahkan air hangat, telur dan butter. Uleni hingga agak kalis, lalu tambahkan garam. Uleni terus hingga kalis (mudah diulen dengan tangan dan tak perlu waktu lama *tapi tetep perlu ulen ya*)
  • Setelah kalis, bulatkan adonan, lalu istirahatkan adonan (tutup dengan plastik wrap/ lap dan diamkan hingga mengembang 2x lipat) ~> fermentasi pertama.
  • Bagi adonan menjadi beberapa bagian (saya 6 supaya koppe pannya gede-gede hehehe), bentuk memanjang seperti roti hotdog, Diamkan kembali hingga mengembang 2x lipat (fermentasi ke 2 bisa dilakukan di oven, caranya taruh adonan dioven dan panaskan dengan suhu terendah oven hingga mengembang 2x lipat, kalau suhu terendah 40 derajat ya berarti 40, nah kalau oven toaster saya suhu terendahnya 80 derajat)
  • Panaskan oven suhu 140-170 derajat (tergantung oven), panggang hingga matang.
  • Belah koppe pan menjadi 2 bagian, isi sesuai selera.

Note :

  • Tips fermentasi adonan roti bisa dibaca disini
  • Jangan lupa menaruh roti di wadah tertutup atau plastik, agar roti tetap lembut dan tidak kering.
  • Bisakah roti dibekukan ? yup roti bisa dibekukan. Silakan dibuat dalam jumlah banyak lalu dibekukan, jika ingin dimakan tinggal thawing dan dipanaskan lagi. Nah untuk koppe pan ini, dibekukan tanpa diberi isian yaa..
image
Alhamdulillah..oishikatta

 

 Percakapan ketika di depan supa dekat eki sepulang mas suami bekerja..
Mas suami : ini bikin sendiri ?
Istri: Iya, selain sosis dan sayurnya..
Mas suami : sugoi, udah bisa dijual nih..
Istri : (senyum senyum seneng)
wkwk siapa yang mau beli emang ? kamuu ? hehe pinter bener mujinya  dan gak pernah mencela masakan istri 🙂

update :

Lalu..
Hari Jumat siang (21 April) si istri menemukan sebuah note di dekat kulkas yang tulisannya :
Terimakasih sayang atas bento dan roti yang super lezatnya ❤️ love you. Kholil.

 

Arfenda Puntia (Dapur Arfenda)

Itabashiku, Tokyo, 20 April 2017, 07.21 JST, 14 derajat, beberapa hari ini Tokyo sangat panas, bahkan mirip musim panas, suhu bisa mencapai 26-28 derajat, udara lembab, Alhamdulillah ada sepoi angin walaupun kalau siang tetap panas dan bikin malas keluar (terik banget). Tadi malam suhu drop 16-17 derajat karena angin kencang. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s