Brownies Ketan Hitam, Ketika Ketan Hitam Dipadukan dengan Coklat

Bismillah..

image
Masih belum pinter bikin brownies yang pakai filling :D. Ntah kenapa brownies saya gak sehitam punya mbak Ricke, mungkin pengaruh tepung ketan hitam dan bubuk coklat yang tidak diaduk merata kah?

Awalnya saya bingung ketika ditawarkan mama mau dibawakan tepung ketan hitam gak *mau dibuat apa pikir saya* tetapi akhirnya saya bilang mau,  dibawain apa aja mau mau mau hohoho. Dan ternyata mama membawakan 1kg tepung ketan hitam. Mama saya memang sering membuat cake ketan hitam, tetapi sebenarnya saya lebih suka cake biasa karena tekstur cake ketan hitam yang seperti pasir *ralat: sekarang saya jadi suka cake ketan hitam hahaha*.

Jadi mari kita eksekusi saja, percobaan pertama (eh kedua, yang pertama browniesnya kurang cantik dan ancur *dipotong pas panas-panas* jadi gak difoto deh) membuat makanan dengan tepung ketan hitam. Pilihan saya jatuh pada brownies ketan hitam teh Ricke Indriani (Ordinary Kitchen) yang menggunakan coklat leleh dan coklat bubuk diresepnya. Menurut teman-teman blogger yang sudah mencoba rasanya enak banget, ah saya kan jadi penasaran. Ternyata memang enak, moist dan lembut sodara sodara, rasa ketan hitam dan tekstur pasirnya tetap berasa namun lebih kaya rasa karena legitnya coklat..nyumnyumnyum..

Brownies Ketan Hitam

Diadaptasi dari Brownies Ketan Hitam Ricke Indriani (Ordinary Kitchen)

Untuk loyang uk.18 (takaran 1/2 resep atau 3 telor)

Bahan :

  • Telur 3 butir
  • Gula pasir 100 gram
  • Tepung ketan hitam 125 gram
  • Coklat bubuk 10 gram
  • Garam 1/8 sdt
  • Emulsifier 1/2 sdt (saya gak pakai)
  • Vanilla essence 1/2 sdt (vanili bubuk 1/4 sdt)
  • Susu kental manis 1 sdm
  • Minyak sayur 100 gram
  • DCC (coklat batang) 50 gram

Filling : coklat meses atau coklat batang 25 gram yang diparut

Cara membuat :

  • Panaskan kukusan, bungkus tutup kukusan dengan kain agar nanti air tidak menetes ke cake.
  • Siapkan loyang, olesi dengan margarin atau kertas baking.
  • Panaskan minyak sayur, matikan api, tambahkan DCC, aduk rata hingga coklat meleleh.
  • Ayak tepung ketan hitam, coklat bubuk, garam dan vanili bubuk.
  • Kocok telur dan gula dengan mixer menggunakan kecepatan tinggi hingga kental berjejak.
  • Masukkan tepung dan coklat bubuk yang sudah diayak tadi, aduk rata dengan spatula. Lalu masukkan lelehan coklat dan minyak, serta susu kental manis. Aduk hingga rata (pakai teknik aduk balik) ~~>jangan kelebihan mengaduk nanti bantat tetapi jangan pula kurang karena jika minyak tidak rata, hasil cakenya akan sangat berminyak. Padda percobaan pertama saya, si minyak tidak rata alhasil cake berminyak, jadilah percobaan kedua ini saya aduk bolak balik ke 2 tempat berbeda, pertama aduk di tempat A, lalu pindahkan ke tempat B, aduk, pindahkan lagi ke tempat A (agar minyaknya tidak mengumpul dibawah).
  • Tuang 1/2 adonan ke loyang, kukus selama 10 menit. Beri filling, kukus kembali selama 3 menit, kemudian tuang 1/2 adonan lagi, kukus selama 20-30 menit atau hingga matang.
  • Dinginkan, potong-potong sesuai selera, sajikan.

image

Note :
Cake lembut, moist dan sedikit berminyak *bagi saya* potong-potong setelah dingin agar tidak hancur. Setelah diinapkan semalaman rasanya lebih enak, tetap moist dan minyaknya terasa berkurang. Apabila kita kurang rata mengaduk minyak di adonan, hasil cakenya akan sangat sangat berminyak (seperti percobaan saya yang pertama), nah bisa disiasati dengan diinapkan semalaman baru kemudian disajikan.

Arfenda Puntia (Dapur Arfenda)
Itabashiku Tokyo, 14 Mei 2017, 12.07 JST, berawan 20 derajat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s